Untuk mendorong peningkatan kapasitas masyarakat khususnya kelompok perempuan dan kelompok rentan diskriminasi agar terlibat secara aktif dalam proses perencanaan dan penganggaran di Desa, Search for Common Ground bekerjasama dengan IDEA Yogyakarta, Yayasan Satu Keadilan, PEKA Indonesia, METAMORFOSIS, Jaringan Radio Komunitas Jawa Barat, ANBTI, dan REKAM mengadakan Training of Trainers for Community Organizer Perencanaan dan Penganggaran Desa yang Sensitive Gender. Pelatihan ini diadakan pada tanggal 3 – 6 April 2019 di Joglo Keadilan, Jalan Parakan Salak No. 1 Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Community Organizer (CO) ini dipilih dari komunitas yang ada di Desa dampingan dengan kriteria utama, yaitu prioritas berjenis kelamin perempuan (tidak menutup kemungkinan untuk laki-laki), merupakan anggota kelompok masyarakat yang ada di Desa, dan sudah terpapar kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dari hasil seleksi terhadap kelompok masyarakat di Desa dan dari keterlibatan dalam kegiatan yang sudah dilakukan oleh Civil Society Organization (CSO) sebelumnya, telah terjaring 3 orang Community Organizer di setiap Desa pilot yang berjumlah 12 Desa. Adapun Desa tersebut terdiri dari Desa Pondok Udik, Parakan Jaya, Rawa Panjang, Susukan, Ciseeng, Cibentang, Bojonggede, Kedung Waringin, Cimanggis, Waringin Jaya, Sasak Panjang dan Desa Nanggerang.

Tujuan diadakannya Training of Trainers ini adalah untuk mendorong keterlibatan aktif perempuan dan kelompok rentan dalam proses perencanaan dan penganggaran Desa, untuk meningkatkan kapasitas para calon CO dalam mengimplementasikan Program DESA, serta untuk melahirkan local leader yang paham tentang alur perencanaan dan penanggaran desa yang sensitive gender.

Dengan training ini, harapannya para peserta dapat memahami tentang pengarusutamaan gender dalam Undang-Undang Desa, mampu melakukan review Anggaran Pendaptan dan Belanja Desa (APBDES), memiliki pemahaman dan keterampilan dalam membuat perencanaan dan gender budgeting sesuai UU Desa, serta memiliki keterampilan dalam membuat usulan kegiatan tindak lanjut di masing-masing Desa.